Mengapa Penting Mengetahui Kebocoran?
Membayar biaya isi freon (sekitar Rp200rb-Rp400rb) tanpa memperbaiki sumber kebocoran sama saja dengan membuang uang. Freon tersebut akan habis lagi dalam waktu 1 minggu hingga 3 bulan, dan Anda harus membayar lagi. Ketahui tanda-tanda akurat sistem AC Anda mengalami kebocoran.
Tanda 1: Es di Pipa Tembaga Kecil (Outdoor)
Buka tutup baut *valve* di bagian samping unit outdoor. Anda akan melihat dua pipa tembaga (satu besar, satu kecil). Jika AC menyala dan pipa yang KECIL terselimuti es/embun beku putih yang sangat tebal, itu adalah gejala klasik AC mengalami defisit/kekurangan tekanan freon.
Tanda 2: Hembusan Outdoor Tidak Panas
Kipas outdoor bertugas membuang panas dari dalam kamar ke luar. Jika AC di kamar di-setel 18 derajat dan kipas outdoor menyala kencang namun hembusannya TERASA DINGIN (sama dengan udara luar), itu menandakan kompresor tidak sedang menekan gas panas. Freonnya kosong.
Tanda 3: Noda Minyak di Sambungan
Gas refrigeran bersirkulasi bersamaan dengan pelumas (oli kompresor). Jika ada kebocoran gas, oli ini akan ikut merembes keluar. Periksa mur sambungan pipa (flare) di dekat indoor atau outdoor. Jika areanya terlihat sangat berminyak (kotor lengket menempel debu), 90% dipastikan bocor berasal dari titik tersebut.
Tanda 4: Suara Mendesis
Jika lubang bocornya cukup besar (misalnya pipa tertekuk/patah), Anda mungkin bisa mendengar suara desisan halus *hssss* saat AC dimatikan ketika sistem menyeimbangkan tekanan.
Solusi Pasti
Minta teknisi AIRE untuk melakukan tes "flaring" dan tes air sabun untuk mencari titik persis di mana gelembung sabun muncul, melakukan las perbaikan (flaring ulang), melakukan vacuum, barulah isi freon. Jangan setuju diisi sebelum bocornya ditemukan!
Artikel Terkait
Pesan Servis AC via Aplikasi AIRE!
Cepat, mudah, dan dapatkan promo eksklusif khusus pengguna aplikasi.
Download Sekarang

